Menilik Peran Olahraga dan Aktivitas Fisik pada Kadar Kolesterol Anda

Ditulis oleh: pada tanggal Aktivitas FIsik, Artikel, Jantung Sehat, Umum, World Heart Day

Saat ini, hampir semua dari kita telah mengetahui bahwa begitu banyak peran olahraga dan aktivitas fisik di dalam menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan kekuatan otot, dan meningkatkan stamina. Di sisi lain, banyak di antara kita yang juga mengetahui bahwa olahraga dan aktivitas fisik juga dapat mencegah banyak macam penyakit. Namun, hanya sebagian kecil yang mengetahui bahwa olahraga dan aktivitas fisik ternyata memiliki peran yang sangat besar pula dalam memperbaiki kadar kolesterol darah yang selanjutnya akan menurunkan risiko seseorang terkena serangan jantung.

Sebelum kita membahas seberapa besar peran tersebut, penting untuk diperhatikan bahwa yang dimaksud dengan aktivitas fisik adalah gerakan-gerakan otot yang membutuhkan energi melebihi kondisi istirahat, sedangkan olahraga merupakan aktivitas fisik yang direncanakan, memiliki struktur jelas, diulang-ulang, dan bertujuan spesifik. Oleh karena itu, kegunaan dari suatu aktivitas fisik baru terlihat secara nyata apabila aktivitas tersebut memang dilakukan secara khusus. Misalnya, seorang ibu rumah tangga yang berkilah dan hanya mengerjakan pekerjaan rumah yang dikatakan “banyak memakan tenaga” tentu saja lebih sedikit mendapatkan manfaat dibandingkan ibu rumah tangga lain yang secara khusus menyediakan waktu setiap sore untuk berjalan kaki.

Seiring kemajuan teknologi kedokteran saat ini, diketahui bahwa kadar lemak atau kolesterol darah yang tinggi merupakan salah satu faktor risiko terjadinya serangan jantung. Hal tersebut disebabkan kolesterol, khususnya kolesterol jahat (yang disebut low-density lipoprotein, LDL) pada kadar tinggi akan menumpuk dalam dinding pembuluh darah dan mengakibatkan pembentukan plak/sumbatan pada pembuluh darah tersebut. Apabila plak/sumbatan tersebut terjadi pada pembuluh darah jantung, maka aliran darah menuju organ tersebut menjadi berkurang sehingga terjadi defisit makanan dan oksigen bagi otot-otot jantung yang sangat penting dalam kerjanya.

Sebuah penelitian besar di Amerika Serikat telah mencatat bahwa olahraga dan aktivitas fisik intensitas sedang/menengah yang dilakukan secara teratur dapat menurunkan kadar kolesterol jahat sebesar 3.7-5.0%. Selain itu, kadar kolesterol baik (high-density lipoprotein, HDL), yang berperan dalam membuang kolesterol jahat, turut meningkat sebesar 4.6%. Angka-angka tersebut sangat besar dan merupakan penemuan teraktual dalam kesehatan jantung.

Hal tersebut disebabkan olahraga dan aktivitas fisik, selain meningkatkan kapasitas jantung-paru, juga akan menurunkan tekanan darah, menurunkan kadar gula darah, dan meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap hormon pengatur metabolisme yang sangat penting: insulin. Salah satu fungsi insulin yang tidak kalah penting dibandingkan pengaturan gula darah adalah pengaturan metabolisme lemak. Hasil akhirnya, sensitivitas insulin yang meningkat akan menurunkan pula kadar kolesterol dan bersama-sama memperbaiki profil metabolik tubuh.

Untuk orang-orang yang telah mengalami serangan jantung atau penyakit jantung lainnya, atau untuk orang-orang yang telah berusia lanjut, olahraga dan aktivitas fisik tetap disarankan karena keuntungan-keuntungan yang telah disebutkan di atas didapatkan pula oleh kelompok-kelompok tersebut. Meski begitu, seberapa besar frekuensi dan intensitasnya harus disesuaikan oleh dokter yang menangani Anda.

Kesimpulannya, olahraga dan aktivitas fisik sedang/menengah yang dilakukan secara teratur dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah sehingga menurunkan pula risiko serangan jantung. Oleh karena itu, mulailah berolahraga dan beraktivitas SEKARANG.

Posted: September 25, 2015 at 6:15 pm, Last Updated: January 19, 2016 at 12:04 pm

  • Hubungi Kami
    admin@kardioipdrscm.com
    Telp. +62 (21) 31934636
    Fax.
    +62 (21) 3161467
    Jl. Diponegoro No. 71 Jakarta 10430