World Heart Day 2015: Jantung Sehat Untuk Siapapun dan Dimanapun

Ditulis oleh: pada tanggal World Heart Day

HARI JANTUNG SEDUNIA 2015

hari jantung sedunia 2015

World Heart Day pertama kali dicetuskan pada tahun 2000 oleh World Heart Federation untuk memberikan informasi tentang penyakit kardiovaskular dan upaya pencegahannya. Penyakit kardiovaskular dan stroke merupakan penyebab kematian utama di dunia. Angka kematian akibat penyakit kardiovaskular sebanyak 17,3 juta orang tiap tahun.1 Diperkirakan angka tersebut akan meningkat hingga 23,3 juta pada tahun 2030.2 Di Indonesia, prevalensi penyakit jantung koroner tahun 2013 sebesar 0,5 %, dan prevalensi Gagal Jantung sebesar 0,13%.3

World Heart Day diperingati setiap tanggal 29 September tiap tahun. World Health Day dengan slogan Healthy Heart Choices for Everyone, Everywhere mengusung tema khusus tahun ini Creating Heart Healthy Environments. Melalui tema ini, diharapkan masyarakat dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dengan mempromosikan lingkungan yang baik bagi kesehatan jantung.

faktor risiko penyakit kardiovaskular

Menurut World Health Federation, faktor risiko terbanyak yang dapat dihilangkan adalah Hipertensi sebanyak 13 %, sedangkan penyebab terbanyak kedua adalah merokok (9%) baik secara aktif ataupun pasif.2

Hipertensi

Secara global hampir 1 juta orang mempunyai hipertensi dan 2/3 di antaranya terdapat pada negara-negara berkembang. Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah ³140/90 mmHg.4 Menurut Joint National Committee on Hypertension (JNC) 8, pada usia ³60 tahun, peningkatan tekanan darah >150/90, dan pada usia yang lebih muda tekanan darah >140/90 perlu mendapat pengobatan.5

 

 

Pengaturan Pola Makan

Melalui pola makan yang tepat sesuai dengan American Heart Association (AHA), risiko penyakit kardiovaskular dan stroke akan menurun. Penurunan dengan cara menurunkan tekanan darah yang tinggi, menurunkan kolesterol dan menurunkan berat badan. Selain itu, pemilihan pola akan yang tepat dan sesuai dapat dilakukan dengan selalu memperhatikan kandungan nutrisi dalam membeli makanan siap saji, mengkonsumsi susu rendah lemak dengan kadar lemak 1% atau skim milk dengan kadar lemak 0% dan membatasi penggunaan minyak dan gula atau pemanis buatan dalam setiap makanan kita.

pola makan sehat menurut aha

Rokok

Menurut WHO, risiko terkena penyakit kardiovaskular lebih tinggi pada perokok wanita, laki-laki muda, dan perokok berat. Jumlah perokok di dunia saat ini menurut WHO, diperkirakan sebanyak 1 miliar orang. Merokok dan perokok pasif merupakan salah satu penyebab utama penyakit kardiovaskular. Menurut World Health Federation, sedikit sekali perokok pasif yang menyadari bahwa mereka juga berisiko terkena penyakit kardiovaskular akibat paparan asap rokok.4, 6

Aktivitas Fisik

Dalam salah satu penelitian disebutkan, bahwa keutamaan aktivitas fisik dalam menurunkan risiko penyakit kardiovaskular adalah melalui pengaturan tekanan darah yang dapat menghambat perkembangan hipertensi dan mengatur kadar lemak dalam tubuh anda.

Dengan aktif bergerak, angka kejadian penyakit jantung koroner di dunia dapat diturunkan sebanyak 6% dan angka harapan hidup populasi dunia meningkat rata-rata sekitar 0,68 tahun. Menurut American College of Cardiology, olahraga aerobik seperti jogging, senam, berenang dan bersepeda dengan intensitas sedang-kuat selama 3-4 kali per minggu dengan waktu 40 menit per sesi, selama 12 minggu dapat menurunkan tekanan darah 2-5/1-4 mmHg serta menurunkan kadar lemak dalam tubuh.7

 

Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) dan Ikatan Keseminatan Kardioserebrovaskular Indonesia (IKKI) bekerjasama dengan pihak-pihak lain akan menggelar rangkaian acara Hari Jantung Sedunia 2015 pada tanggal 27 September 2015 di Taman Tebet, Jakarta. Acara tersebut akan diisi dengan beragam aktivitas seperti senam jantung bersama, beragam talkshow seputar kesehatan jantung serta skrining kesehatan jantung gratis untuk 50 pendaftar pertama.

Untuk info lebih lanjut dapat menghubungi dr. Ira (085724465075) dan dr. Rizka (08123415401)

healthy-heart-choices-for-everyone-everywhere

 

Referensi :

  1. About Cardiovascular Disease [cited 2015 18-09]. Available from: http://www.world-heart-federation.org/about-cvd/.
  2. Cardiovascular Disease [cited 2015 18-09]. Available from: http://www.who.int/cardiovascular_diseases/en/.
  3. Trihono. Riset Kesehatan Dasar. In: Kesehatan K, editor. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan RI; 2013.
  4. Cardiovascular Disease Risk Factor: 2015; [cited 18-09]. Available from: http://www.world-heart-federation.org/fileadmin/user_upload/documents/Fact_sheets/2012/PressBackgrounderApril2012RiskFactors.pdf.
  5. James PA, Oparil S, Carter BL, Cushman WC, Dennison-Himmelfarb C, Handler J, et al. 2014 evidence-based guideline for the management of high blood pressure in adults: report from the panel members appointed to the Eighth Joint National Committee (JNC 8). Jama. 2014;311(5):507-20.
  6. Tobacco: totally avoidable risk factor of CVD [cited 2015 18-09]. Available from: http://www.world-heart-federation.org/fileadmin/user_upload/documents/Fact_sheets/2012/Tobacco_avoidable_risk_factor_of_CVD.pdf.
  7. The American Heart Association’s Diet and Lifestyle Recommendations [updated Aug 12,2015; cited 2015 18-09]. Available from: http://www.heart.org/HEARTORG/GettingHealthy/NutritionCenter/HealthyEating/The-American-Heart-Associations-Diet-and-Lifestyle-Recommendations_UCM_305855_Article.jsp.

 

Posted: September 3, 2015 at 7:04 pm, Last Updated: September 21, 2015 at 4:23 pm

  • Hubungi Kami
    admin@kardioipdrscm.com
    Telp. +62 (21) 31934636
    Fax.
    +62 (21) 3161467
    Jl. Diponegoro No. 71 Jakarta 10430