Prof Idrus Alwi Terpilih Sebagai Ketua PB PAPDI Periode 2012-2015

Ditulis oleh: pada tanggal Berita dan Informasi

Prof Idrus Alwi Terpilih Sebagai Ketua PB PAPDI Periode 2012-2015Medan, 14 Desember 2012 – Prof. DR. Dr. Idrus Alwi, SpPD-KKV, FACC, FESC, FAPSIC, FINASIM terpilih sebagai Ketua Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PB PAPDI) periode 2012-2015 pada sidang pleno Kongres Nasional XV PAPDI (KOPAPDI) di Hotel Aryaduta, Medan, Sumatera Utara. Tanpa melalui proses panjang, pria kelahiran Palembang, 22 Maret 1962 ini langsung terpilih secara aklamasi.

 

Prof Idrus Alwi menyelesaikan pendidikan dokter umum di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Jakarta pada tahun 1986. Mengawali karir sebagai dokter puskesmas di Gelumbang, kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, beliau kemudian melanjutkan pendidikan dokter spesialis penyakit dalam dan mendapat gelar konsultan kardiovaskular dari FKUI pada tahun 2001. Tidak hanya di dalam negeri, beliau juga telah mengikuti berbagai pelatihan dan kursus tambahan di luar negeri seperti Australia, Singapura, Korea Selatan, dan Amerika Serikat. Selain aktif sebagai staf pengajar Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM, beliau juga aktif dalam kepengurusan organisasi profesi antara lain IKKI dan PAPVI. Beliau juga pernah menjabat sebagai ketua PAPDI cabang Jakarta Raya (PAPDI JAYA) selama 2 periode berturut-turut.

 

Prof Idrus Alwi bersama DR. dr. Siti Setiati, SpPD, KGer, M.Epid, FINASIM, ketua kolegium PAPDI terpilih periode 2012-2015

 

Sebagai ketua PB PAPDI terpilih periode 2012-2015, Prof Idrus Alwi memiliki visi dan misi agar keberadaan PAPDI dapat dirasakan oleh masyarakat dan juga memberi manfaat bagi para anggotanya. “Berbagai roadshow kegiatan ilmiah untuk program continuing professional development (CPD) harus dapat mencapai daerah perifer,” ujar kepala divisi kardiologi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam, FKUI-RSCM. “Kami juga berencana membentuk tim ad hoc untuk mengantisipasi masuknya dokter asing bila Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) diterapkan, agar hal ini jangan sampai merugikan,” imbuhnya.

 

Foto: dok. PB PAPDI

Posted: December 21, 2012 at 2:54 am, Last Updated: September 6, 2016 at 6:43 pm

Add a Comment

  • Hubungi Kami
    admin@kardioipdrscm.com
    Telp. +62 (21) 31934636
    Fax.
    +62 (21) 3161467
    Jl. Diponegoro No. 71 Jakarta 10430