Live Course in Peripheral Interventions: Tips and Tricks for Successful Peripheral Intervention

Ditulis oleh: pada tanggal Berita dan Informasi

Live Course in Peripheral Interventions: Tips and Tricks for Successful Peripheral InterventionKamis, 28 Maret 2013 — Peripheral vascular disease (PVD) merupakan penyakit yang terjadi akibat penyumbatan pembuluh darah selain di jantung dan otak, oleh endapan kolesterol sehingga pasokan darah terganggu.Selain kehilangan anggota tubuh, dalam beberapa kasus tertentu penyakit ini bahkan dapat mengancam jiwa. Penatalaksanaan PVD sampai saat ini masih mengandalkan obat-obatan. Namun sayangnya, amputasi sering menjadi pilihan terakhir pada beberapa kasus PVD anggota gerak.

Optimalisasi penilaian komprehensif pada pasien PVD saat ini menjadi salah satu perhatian utama Divisi Kardiologi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan limb salvage (penyelamatan anggota gerak) dan menurunkan angka amputasi sehingga kualitas hidup pasien akan meningkat. Intervensi non-bedah Percutaneus Transluminal Angioplasty (PTA) menjadi pilihan untuk tindakan limb salvage.

 

Sehubungan dengan meningkatnya kesulitan dan kompleksitas tindakan PTA dalam beberapa tahun terakhir, Tim Intervensi Divisi Kardiologi–Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM bekerja sama dengan Pelayanan Jantung Terpadu (PJT) RSCM, berupaya meningkatkan kualitas pelayanan penanganan PVD melalui Workshop: Live Course in Peripheral Intervention. Workshop ini terdiri dari kuliah pengantar, diskusi kasus, dan live courseoleh seorang ahli intervensi perifer berpengalaman dari Institut Jantung Negara (IJN), Malaysia, yaitu Shaiful Azmi Yahaya, MD. Materi yang diusung kali ini adalah Tips and Tricks for Successful Peripheral Intervention. Pak Cik dokter Shaiful, begitu beliau lebih akrab disapa, membagikan ilmu dan pengalamannya dalam melakukan intervensi PTA pada kasus PVD sulit. PTA berhasil dilakukan terhadap dua orang pasien dengan penyumbatan pembuluh darah pada anggota gerak bawah.

 

Tim panelis dalam acara ini adalah dr. Marulam Panggabean, SpPD-KKV, SpJP, FINASIM, Dr. dr. M. Yamin, SpJP(K), FIHA, dr. Dono Antono, SpPD-KKV, FICA, FINASIM, dan dr. Eka Ginanjar, SpPD, FINASIM. Kehadiran tim panelis menciptakan diskusi interaktif selama kuliah dan presentasi kasus berlangsung. Agenda kemudian dilanjutkan dengan live course dan live demo di Cath Lab PJT RSCM,di mana dr. Shaiful memberikan banyak masukan dan informasi mengenai teknik terbaru dalam menangani kasus PVD.

 

Workshop ini diikuti oleh sekitar dua puluh dokter peserta Program Pendidikan fellow Kardiologi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam, serta peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM. Para peserta terlihat antusias dan mengaku program semacam ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan, keahlian, dan kepercayaan diri dalam penanganan PVD.

 

Acara ditutup dengan penyerahan cendera mata berupa baju batik, sebagai lambang kebudayaan Indonesia, kepada dr. Shaiful Azmi Yahaya. Acara ini diharapkan dapat dilakukan secara rutin serta mampu mempererat kerja sama dan pengembangan kualitas penanganan intervensi vaskular bagi tim medis di Jakarta dan Indonesia secara umum.

Topics:

Posted: May 6, 2013 at 11:51 pm, Last Updated: January 7, 2016 at 9:18 am

Add a Comment

  • Hubungi Kami
    admin@kardioipdrscm.com
    Telp. +62 (21) 31934636
    Fax.
    +62 (21) 3161467
    Jl. Diponegoro No. 71 Jakarta 10430